Minyak Bumi
1.
Pengetian Minyak Bumi
Minyak bumi
merupakan energi yang tak terbarukan. Beberapa teori menyatakan bahwa minyak
bumi berasal dari Mikroorganisme yang mengalami perubahan komposisi dan struktur
karena proses biokimia dibawah pengaruh tekanan dan suhu tertentu dalam rentang
waktu yang sangat panjang sehingga butuh waktu yang lama untuk bisa terbentuk
kembali. Sementara itu tingginya tingkat ketergantungan masyarakat dunia pada
minyak bumi, mendorong eksplorasi yang besar-besaran sehingga menyebabkan cepat
habisnya cadangan minyak bumi.
Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum,
bahasa Latin: petrus – karang dan oleum – minyak),
adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah
terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.
Minyak Bumi
terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya.
terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya.
Minyak bumi telah digunakan oleh manusia
sejak zaman kuno. Minyak bumi menjadi bahan bakar utama setelah ditemukannya
mesin pembakaran, semakin majunya penerbangan komersial, dan meningkatnya
penggunaan plastik.
Sumur minyak komersial pertama di dunia
yang digali terletak di Polandia pada tahun 1853. Pengeboran minyak
kemudian berkembang sangat cepat di banyak belahan dunia lainnya, terutama saat
Kerajaan Rusia berkuasa. Perusahaan Branobel yang berpusat di
Azerbaijan menguasai produksi minyak dunia pada akhir abad ke-19.
2.
Pembentukan Minyak Bumi
Minyak bumi di kenal dengan sebutan bahan
bakar fosil. Minyak bumi merupakan bahan bakar yang berasal dari fosil jasad
renik organisme yang hidup di lautan. Ketika organisme tersebut mati, sisa-sisa
tubuhnya akan mengendap di dasar lautan dan tertutupi lumpur. Pengaruh tekanan
dan temperatur tinggi mengubah lumpur menjadi lapisan bebatuan. Setelah jutaan
tahun, bakteri anaerob akan
menguraikan sisa-sisa organisme tersebut dan mengubahnya menjadi minyak bumi.
Seiring dengan terjadinya reaksi penguraian, gas alam pun terbentuk. Gas alam
terletak di atas lapisan minyak bumi.
Minyak bumi tersebut terperangkap diantara
lapisan batuan di dasar lautan. Minyak bumi dapat berpindah dari suatu daerah
ke daerah lain dan terdeposit di suatu tempat jika terhalang oleh lapisan yang
kedap zat cair dan gas (impervious layer).
Proses terbentuknya minyak bumi dijelaskan
berdasarkan dua teori, yaitu:
a.
Teori Anorganik
Teori Anorganik dikemukakan oleh
Berthelok (1866) yang menyatakan bahwa minyak bumi berasal dari reaksi kalsium
karbida, CaC2 (dan reaksi antara batuan karbonat dan logam
alkali) dan air menghasilkan asetilen yang dapat berubah menjadi minyak bumi
pada temperatur dan tekanan tinggi.
CaCO3 + Alkali → CaC2 + HO → HC = CH → Minyak bumi
b.
Teori Organik
Teori Organik dikemukakan oleh Engker (1911) yang menyatakan bahwa
minyak bumi terbentuk dari proses pelapukan dan penguraian secara anaerob jasad renik (Mikroorganisme)
dari tumbuhan laut dalam batuan berpori.
3.
Komposisi Minyak Bumi
Komposisi minyak bumi dikelompokkan ke
dalam empat kelompok, yaitu:
A.
Hidrokarbon Jenuh (alkana)
1.
Dikenal dengan alkana atau parafin
2.
Keberadaan rantai lurus sebagai komponen
utama, sedangkan rantai bercabang lebih sedikit
3.
Senyawa penyusun diantaranya:
a.
Metana CH4
b. Etana CH3 CH3
c.
Propana CH3 CH2 CH3
d. Butana CH3 (CH2)2 CH3
e.
Heptana CH3 (CH2)5 CH3
f.
Iso oktana CH3 -
C(CH3)2 CH2 CH (CH3)2
B.
Hidrokarbon Tak Jenuh (alkena)
1.
Dikenal dengan alkena
2.
Keberadaannya hanya sedikit
3.
Senyawa penyusunnya:
a.
Etena, CH2 CH2
b.
Propena, CH2 CH CH3
c.
Butena, CH2 CH CH2 CH3
C.
Hidrokarbon Jenuh berantai siklik
(sikloalkana)
1.
Dikenal dengan sikloalkana atau naftena
2.
Keberadaannya lebih sedikit dibanding
alkana
3.
Senyawa penyusunnya :
a.
Siklopropana
b.
Siklopentana
c.
Siklobutana
d.
Siklopheksana
D.
Hidrokarbon aromatik
1.
Dikenal sebagai seri aromatik
2.
Keberadaannya sebagai komponen yang
kecil/sedikit
3.
Senyawa penyusunannya:
a.
Naftalena
b.
Benzena
c.
Antrasena
d.
Toluena
E.
Senyawa Lain
1.
Keberadaannya sangat sedikit sekali
2.
Senyawa yang mungkin ada dalam minyak bumi
adalah belerang, nitrogen, oksigen dan organo logam
nice
BalasHapuswww.titianmc.co.id
infoahlik3.wordpress.com